Teori Membuat Pastry

Teori Membuat Pastry

87 out of 100 based on 25489 user ratings
45 juta s/d 2.5 milyar listing 2017
Teori Membuat Pastry Teori Membuat Pastry Teori Membuat Pastry, Pastry: Adonan kue, terutama dari tepung dan mentega, lazimnya untuk lapisan luar atau kulit kue. Pastry Terlalu Keras Karena kekurangan lemak dan terlalu banyak air. Jika tidak menggunakan air, boleh jadi karena kekurangan mentega dan terlalu banyak tepung. Pastry Terlalu Empuk dan Cepat Hancur Karena terlalu banyak lemak dan kurang air. Atau, campuran tidak seimbang lagi karena menggunakan self raising flour, yaitu terigu yang sudah dicampur dengan bahan pengembang. Untuk pastry sebaiknya gunakan tepung terigu biasa. Pastry Menyusut Karena terlalu banyak ditarik-tarik waktu dalam proses penggilingan adonan. Pastry Lembab atau Terlalu Lunak Karena kemasukkan air atau gula. Ini baisanya terjadi jika membuat sweet pie, yaitu kue yang manis. Untuk membuat kue pai yang bagian atasnya tertutup, gunakan loyang logam untuk wadahnya. Sebelum adonan kulit diletakkan dalam loyang, olesi dulu loyang dengan putih telur atau mentega. Mengisi Pai Buah Agar pastry tidak menjadi basah karena cairan yang keluar dari adonan isi (buah-buahan), 'bungkus' lebih dulu buah-buahan dengan tepung. Caranya: Aduk 1 sendok terigu dengan 100 gram gula tepung. Masukkan ke dalam wadah bersama buah-buahan, lalu kocok-kocok agar buah berselimut adonan tepung dan gula. Isikan buah-buahan ke dalam kulit pai (pastry). Lalu tutup dengan kulit bagian atas. Suhu Kamar Membuat pastry sebaiknya dalam ruang yang sejuk. Soalnya, suhu kamar terlalu panas membuat mentega/lemak adonan meleleh sebelum waktunya. Juga hindari meremas-remas adonan terlalu banyak, karena akan memberi dampak yang lama dengan suhu panas.

Teori Membuat Pastry

Pastry: Adonan kue, terutama dari tepung dan mentega, lazimnya untuk lapisan luar atau kulit kue.
  • Pastry Terlalu Keras
Karena kekurangan lemak dan terlalu banyak air. Jika tidak menggunakan air, boleh jadi karena kekurangan mentega dan terlalu banyak tepung.
  • Pastry Terlalu Empuk dan Cepat Hancur
Karena terlalu banyak lemak dan kurang air. Atau, campuran tidak seimbang lagi karena menggunakan self raising flour, yaitu terigu yang sudah dicampur dengan bahan pengembang. Untuk pastry sebaiknya gunakan tepung terigu biasa.
  • Pastry Menyusut
Karena terlalu banyak ditarik-tarik waktu dalam proses penggilingan adonan.
  • Pastry Lembab atau Terlalu Lunak
Karena kemasukkan air atau gula. Ini baisanya terjadi jika membuat sweet pie, yaitu kue yang manis. Untuk membuat kue pai yang bagian atasnya tertutup, gunakan loyang logam untuk wadahnya. Sebelum adonan kulit diletakkan dalam loyang, olesi dulu loyang dengan putih telur atau mentega.
  • Mengisi Pai Buah
Agar pastry tidak menjadi basah karena cairan yang keluar dari adonan isi (buah-buahan), 'bungkus' lebih dulu buah-buahan dengan tepung. Caranya: Aduk 1 sendok terigu dengan 100 gram gula tepung. Masukkan ke dalam wadah bersama buah-buahan, lalu kocok-kocok agar buah berselimut adonan tepung dan gula. Isikan buah-buahan ke dalam kulit pai (pastry). Lalu tutup dengan kulit bagian atas.
  • Suhu Kamar
Membuat pastry sebaiknya dalam ruang yang sejuk. Soalnya, suhu kamar terlalu panas membuat mentega/lemak adonan meleleh sebelum waktunya. Juga hindari meremas-remas adonan terlalu banyak, karena akan memberi dampak yang lama dengan suhu panas. cara membuat pastry, kesalahan membuat pastry, langkah-langkah membuat pastry, membuat pastry, pastry, teori membuat pastry, tips pastry, resep masakan, resep jajanan, resep minuman, resep kue, bumbuku, gizi, tips dan trik, masakan indonesia, masakan asia, masakan eropa, masakan amerika
Sabtu, 23 09 2017

Teori Membuat Pastry

Kategori Artikel : Tips

agar-bumbu

Teori Membuat Pastry

Pastry: Adonan kue, terutama dari tepung dan mentega, lazimnya untuk lapisan luar atau kulit kue.

  • Pastry Terlalu Keras

Karena kekurangan lemak dan terlalu banyak air. Jika tidak menggunakan air, boleh jadi karena kekurangan mentega dan terlalu banyak tepung.

  • Pastry Terlalu Empuk dan Cepat Hancur

Karena terlalu banyak lemak dan kurang air. Atau, campuran tidak seimbang lagi karena menggunakan self raising flour, yaitu terigu yang sudah dicampur dengan bahan pengembang. Untuk pastry sebaiknya gunakan tepung terigu biasa.

  • Pastry Menyusut

Karena terlalu banyak ditarik-tarik waktu dalam proses penggilingan adonan.

  • Pastry Lembab atau Terlalu Lunak

Karena kemasukkan air atau gula. Ini baisanya terjadi jika membuat sweet pie, yaitu kue yang manis. Untuk membuat kue pai yang bagian atasnya tertutup, gunakan loyang logam untuk wadahnya. Sebelum adonan kulit diletakkan dalam loyang, olesi dulu loyang dengan putih telur atau mentega.

  • Mengisi Pai Buah

Agar pastry tidak menjadi basah karena cairan yang keluar dari adonan isi (buah-buahan), ‘bungkus’ lebih dulu buah-buahan dengan tepung. Caranya: Aduk 1 sendok terigu dengan 100 gram gula tepung. Masukkan ke dalam wadah bersama buah-buahan, lalu kocok-kocok agar buah berselimut adonan tepung dan gula. Isikan buah-buahan ke dalam kulit pai (pastry). Lalu tutup dengan kulit bagian atas.

  • Suhu Kamar

Membuat pastry sebaiknya dalam ruang yang sejuk. Soalnya, suhu kamar terlalu panas membuat mentega/lemak adonan meleleh sebelum waktunya. Juga hindari meremas-remas adonan terlalu banyak, karena akan memberi dampak yang lama dengan suhu panas.