Mineral, Zat

Mineral, Zat

87 out of 100 based on 25489 user ratings
45 juta s/d 2.5 milyar listing 2017
Mineral, Zat Mineral, Zat mineral, zat, dalam ilmu Gizi mineral adalah zat organik yang dalam jumlah tertentu diperlukan oleh tubuh untuk proses metabolisme normal. Mineral diperoleh melalui makanan sehari-hari. Bila tubuh tidak memperoleh zat ini selama jangka waktu tertentu, maka akan timbul tanda defisiensi mineral yang bersangkutan. Di bawah ini ikhtisar tentang zat mineral. SUMBER BAHAN FUNGSI UNSUR Susu, Sayur-sayuran, daun-daunan, ikan kecil yang dimakan seluruhnya Bahan pembuat tulang dan gigi dalam proses pembekuan darah, kontraksi dan pelemasan otot-otot. Kalsium (Ca) Susu, daging, ikan, kacang-kacangan, padi-padian. Bahan pembentuk tulang dan gigi bagian penting inti sel, dalam proses oksidasi, mengatur asam basa cairan dan darah. Fosfat (p) Hati, daging, kacang-kacangan, padi-padian, sayur-sayuran. Penting dalam sel jaringan, hemoglobin darah sebagai pengangkut oksigen. Besi (Fe) Hati, daging, kacang-kacangan, padi-padian, sayur-sayuran. Dalam peristiwa oksidasi tertentu dalam pembentukan hemoglobin. Tembaga (Cu) Garam dapur, bahan makanan dari laut, bahan makan dari hewan. Mengatur tekanan osmosis, kenetralan cairan tubuh, pengerutan otot jantung Natrium (Na) Sayur-sayuran, padi-padian kacang-kacangan. Diperlukan dalam semua sel, mengatur tekanan osmosis dan kenetralan cairan tubuh. Kalium (K) Garam dapur, bahan makanan dari laut, bahan makan dari hewan. Pembentuk asam klorida lambung keseimbangan elektrolit. Mencegah kerusakan gigi. Klor (Cl) Bahan makanan yang mengandung banyak protein Diperlukan oleh semua sel Belerang (S) Bahan makanan dari laut, tumbuh-tumbuhan dekat laut garam dapur. Pembentuk hormon tiroksin Yodium (J) Terdapat dalam berbagai bahan makanan. Belum banyak diketahui tentang fungsinya, umumnya merupakan bagian enzim. Mo, Mn, Mg, Zn

Mineral, Zat

Dalam ilmu Gizi mineral adalah zat organik yang dalam jumlah tertentu diperlukan oleh tubuh untuk proses metabolisme normal. Mineral diperoleh melalui makanan sehari-hari. Bila tubuh tidak memperoleh zat ini selama jangka waktu tertentu, maka akan timbul tanda defisiensi mineral yang bersangkutan. Di bawah ini ikhtisar tentang zat mineral.
SUMBER BAHAN FUNGSI UNSUR
Susu, Sayur-sayuran, daun-daunan, ikan kecil yang dimakan seluruhnya Bahan pembuat tulang dan gigi dalam proses pembekuan darah, kontraksi dan pelemasan otot-otot. Kalsium (Ca)
Susu, daging, ikan, kacang-kacangan, padi-padian. Bahan pembentuk tulang dan gigi bagian penting inti sel, dalam proses oksidasi,  mengatur asam basa cairan dan darah. Fosfat (p)
Hati, daging, kacang-kacangan, padi-padian, sayur-sayuran. Penting dalam sel jaringan, hemoglobin darah sebagai pengangkut oksigen. Besi (Fe)
Hati, daging, kacang-kacangan, padi-padian, sayur-sayuran. Dalam peristiwa oksidasi tertentu dalam pembentukan hemoglobin. Tembaga (Cu)
Garam dapur, bahan makanan dari laut, bahan makan dari hewan. Mengatur tekanan osmosis, kenetralan cairan tubuh, pengerutan otot jantung Natrium (Na)
Sayur-sayuran, padi-padian kacang-kacangan. Diperlukan dalam semua sel, mengatur tekanan osmosis dan kenetralan cairan tubuh. Kalium (K)
Garam dapur, bahan makanan dari laut, bahan makan dari hewan. Pembentuk asam klorida lambung keseimbangan elektrolit. Mencegah kerusakan gigi. Klor (Cl)
Bahan makanan yang mengandung banyak protein Diperlukan oleh semua sel Belerang (S)
Bahan makanan dari laut, tumbuh-tumbuhan dekat laut garam dapur. Pembentuk hormon tiroksin Yodium (J)
Terdapat dalam berbagai bahan makanan. Belum banyak diketahui tentang fungsinya, umumnya merupakan bagian enzim. Mo, Mn, Mg, Zn
  bahan mineral, fungsi mineral, manfaat mineral, mineral, unsur mineral, unsur-unsur mineral pada bahan makanan, zat, resep masakan, resep jajanan, resep minuman, resep kue, bumbuku, gizi, tips dan trik, masakan indonesia, masakan asia, masakan eropa, masakan amerika
Jumat, 24 Nopember 2017

Mineral, Zat

Kategori Artikel : Gizi

penyerut-jagung

Mineral, Zat

Dalam ilmu Gizi mineral adalah zat organik yang dalam jumlah tertentu diperlukan oleh tubuh untuk proses metabolisme normal. Mineral diperoleh melalui makanan sehari-hari. Bila tubuh tidak memperoleh zat ini selama jangka waktu tertentu, maka akan timbul tanda defisiensi mineral yang bersangkutan. Di bawah ini ikhtisar tentang zat mineral.

SUMBER BAHAN

FUNGSI

UNSUR

Susu, Sayur-sayuran, daun-daunan, ikan kecil yang dimakan seluruhnya

Bahan pembuat tulang dan gigi dalam proses pembekuan darah, kontraksi dan pelemasan otot-otot.

Kalsium (Ca)

Susu, daging, ikan, kacang-kacangan, padi-padian.

Bahan pembentuk tulang dan gigi bagian penting inti sel, dalam proses oksidasi,  mengatur asam basa cairan dan darah.

Fosfat (p)

Hati, daging, kacang-kacangan, padi-padian, sayur-sayuran.

Penting dalam sel jaringan, hemoglobin darah sebagai pengangkut oksigen.

Besi (Fe)

Hati, daging, kacang-kacangan, padi-padian, sayur-sayuran.

Dalam peristiwa oksidasi tertentu dalam pembentukan hemoglobin.

Tembaga (Cu)

Garam dapur, bahan makanan dari laut, bahan makan dari hewan.

Mengatur tekanan osmosis, kenetralan cairan tubuh, pengerutan otot jantung

Natrium (Na)

Sayur-sayuran, padi-padian kacang-kacangan.

Diperlukan dalam semua sel, mengatur tekanan osmosis dan kenetralan cairan tubuh.

Kalium (K)

Garam dapur, bahan makanan dari laut, bahan makan dari hewan.

Pembentuk asam klorida lambung keseimbangan elektrolit. Mencegah kerusakan gigi.

Klor (Cl)

Bahan makanan yang mengandung banyak protein

Diperlukan oleh semua sel

Belerang (S)

Bahan makanan dari laut, tumbuh-tumbuhan dekat laut garam dapur.

Pembentuk hormon tiroksin

Yodium (J)

Terdapat dalam berbagai bahan makanan.

Belum banyak diketahui tentang fungsinya, umumnya merupakan bagian enzim.

Mo, Mn, Mg, Zn